Membaca Cepat – Baik atau Tidak bagi Anak?

reading.jpg

Dalam teknik membaca, kita mengenal dua buah istilah. Dalam bahasa Inggris, istilah ini disebut Skimming dan Scanning. Dalam Bahasa Indonesia, istilahnya adalah “Baca Cepat” dan “Pindai”. Apa beda keduanya?

  1. Skimming Reading – teknik membaca untuk mendapatkan ide atau gambaran tentang suatu bagian bacaan. Tidak perlu membaca kata per kata, tidak boleh membaca dengan bersuara, tidak boleh membaca secara detail. Bacalah secara sekilas namun rekam hal-hal penting dalam otak kita. Baca kata pengantar, judul bab dan sub-bab, paragraf pertama dan terakhir
  2. Scanning Reading – teknik membaca untuk mendapatkan informasi lebih banyak tentang suatu istilah tertentu. Misal, kita mencari informasi “hutan lindung”. Maka dari bacaan kita, tiap kali menemukan kata “hutan lindung” kita harus membacanya dengan lebih teliti. Informasi yang kita dapat sebaiknya dicatat sehingga kita bisa mendapatkan gambaran lebih lengkap tentang “hutan lindung”.

Bahasan kali ini khusus tentang Skimming Reading. Teknik ini perlu dilatih baik bagi anak-anak maupun orang dewasa. Apa saja manfaatnya, terutama bagi anak?

  1. Melatih Konsentrasi. Untuk bisa membaca cepat, anak harus bisa mengabaikan semua gangguan yang mungkin terjadi. Ia harus tetap fokus, karena kalau tidak, pikirannya akan melantur kemana-mana dan dia tetap tidak tahu apa isi bacaan tersebut. Jadi untuk melatih anak membaca cepat, jauhkan gangguan (TV, handphone, dan lain-lain).
  2. Meningkatkan Kualitas Memori Otak. Ketika anak belajar membaca cepat, dia melatih otaknya untuk menyimpan informasi penting. Latihan membaca cepat yang rutin akan menantang otak anak untuk mengingat lebih banyak informasi. Ketika anak melatih otaknya untuk mendapatkan informasi lebih cepat, daya ingatnya juga akan terlatih.
  3. Meningkatkan Logika. Otak yang terlatih untuk membaca cepat akan menjadi lebih efisien untuk memilah-milah informasi dan menemukan hubungan antar informasi yang telah didapat sebelumnya.

Dalam hubungannya dengan sekolah, anak yang terbiasa melakukan teknik baca cepat akan lebih mudah menemukan jawaban-jawaban yang didasarkan atas sebuah bacaan. Ajarkan anak untuk membaca cepat bacaan terlebih dulu dan menyaring informasi yang dibacanya: tentang apa, istilah apa saja yang muncul dan apa saja yang dirasa perlu diingat. Ketika ia mengerjakan soal-soal pertanyaan, dia bisa segera mengetahui di bagian manakah istilah itu muncul. Maka dia bisa segera menemukan jawabannya tanpa harus membaca dari awal bacaan. Ini lebih menghemat waktu dan dia bisa kembali lagi ke soal tersebut untuk mengecek ulang jawabannya ketika semua pertanyaan telah terjawab.

Membaca adalah kebiasaan yang baik dan hobby yang membangun. Anak yang suka membaca, dan bisa membaca cepat, akan punya lebih banyak wawasan dan akan lebih percaya diri sebab ia tahu bahwa ia punya pengetahuan lebih. Berlatih membaca cepat sama seperti halnya olahraga fisik: semakin sering dilatih, semakin terasa manfaatnya dan semakin kuat. Punya otak yang kuat dan sehat – siapa sih yang tidak mau? 😀

 “Reading is to the mind what exercise is to the body.” – Richard Steele

 

Advertisements

2 thoughts on “Membaca Cepat – Baik atau Tidak bagi Anak?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s