Resolusi Tahun Baru – OmDo?

TrueFunny.com - New Year funny resolution 2014 wallpaper funny pics

Tiap tahun baru datang, banyak orang membuat resolusi tahun baru. Apa sih artinya resolusi?

Resolusi itu keputusan yang diambil tentang suatu hal. Resolusi berarti memutuskan langkah-langkah yang mau diambil dalam waktu tertentu – dalam hal resolusi tahun baru, langkah itu diambil untuk mencapai tujuan tertentu di tahun yang baru. Resolusi berarti ketetapan hati. Kamu menetapkan bahwa kamu akan mengambil langkah-langkah ini untuk mencapai tujuan-tujuanmu.

Harus ngga sih, bikin resolusi tahun baru? Yah, sebenernya sih ngga harus. Tapi kalau kita punya resolusi itu kan seru. Misalnya, resolusi kamu adalah “spend more time to travel“. Pasti kamu serius kan berburu tiket murah, cari temen jalan, cari penginapan yang layak tapi murah, dan terutama, nabung! (kali aja ada yang bikin resolusi kayak gitu, sounding-sounding yak! hehehe..)

Masalahnya (bagi aku) adalah, aku sering hilang fokus waktu ngejalaninnya. Sering banget resolusi cuma tinggal kenangan, padahal baru memasuki bulan Februari. Kenapa bisa begitu? Menurut aku, karena aku ngga bikin sasaran secara rinci. Jadinya, resolusi itu seperti cuma omdo – omong doank.

Misalnya begini: aku pingin lebih sehat di tahun 2017. Resolusinya adalah, misalnya, aku mau mengurangi konsumsi gula dan karbohidrat, mau rajin olahraga, dan mau lebih banyak makan buah dan minum air putih. Tapi, memasuki bulan ke dua, niat tinggal niat. Olahraga engga, ngurangin makan cuma berhasil sehari dua hari, makan buah dan minum lebih banyak juga ngga ada kemajuan. Kenapa bisa begitu?

Karena tujuannya terlalu abstrak, ngga ada acuan tolok ukur. Memasuki bulan Februari, kamu mulai bosan dengan olahraga. Kamu mulai merasa ngga ada kemajuannya setelah lari pagi selama sebulan ini. Jadi kamu merasa down dan walhasil ngga niat lagi nerusin resolusimu.

Gimana caranya supaya resolusi ngga cuma omong doang, tapi tetap berjalan sesuai keinginan awal?

  • Tentukan tujuan yang terukur

Misalnya kamu ingin punya tubuh lebih sehat. Jangan sekedar menulis “ingin tubuh lebih sehat” tapi kasih definisinya. Misalnya: ‘berat badan turun 5 kg’. Atau, ‘bisa memakai baju kesayanganku yang lama’. Atau kamu ingin bisa bermain gitar. Tulis tujuan spesifik, misalnya “menguasai kunci gitar untuk nada dasar C, D, dan E”. Tujuan yang real dan terukur bisa menyemangati kamu karena kamu bisa lihat seberapa jauh atau dekat kamu dengan tujuanmu.

  • Buat langkah detailnya.

Kamu ingin turun berat badan 5 kg? Tulis langkah-langkahnya. Kamu ingin menerbitkan buku sendiri ? Tulis pelatihan apa aja yang kamu perlu dan kapan kamu mau ambil. Kapan kamu mau menulis? Berapa jam sehari? Hari apa kamu mau lari pagi? Berapa lama dan dimana? Kamu ingin belajar keahlian baru? Tulis apa aja yang mau kamu pelajari dan dimana kamu bisa belajar itu.

  • Rinci menjadi agenda bulanan dan mingguan

Ini penting banget. Mencapai sesuatu dalam jangka waktu 12 bulan itu terlalu lama, terlalu abstrak. Tapi kalau kamu punya target bulanan – dari Januari sampai Desember – dan langkah mingguan, yang semuanya menuju pada tujuan besarmu, maka kamu akan lebih mudah mengevaluasi seberapa serius kamu ingin capai tujuan dan seberapa dekat kamu mencapainya.

  • Tulis kemajuanmu

Ya, tulis. Ga perlu jadi penulis handal untuk sekedar bisa menulis kemajuan diri sendiri. Dua – tiga kalimat pun tak apa. Dengan nulis sendiri kemajuan kamu, kamu jadi punya ikatan untuk terus berusaha mewujudkan resolusi kamu. Ngga usah kuatir menulis, karena yang tau cuma kamu dan Tuhan aja. Kecuali kamu memang ingin tulisanmu published, ya.

Misalnya, kamu berhasil mengurangi minum kopi. Tadinya bisa sampai 5 cangkir sehari, sekarang cukup 3 cangkir dan kamu udah mulai terbiasa. Tulis! Dengan begitu, kamu akan ‘malu’ kalo mau minum kopi cangkir ke 4. Atau kamu berhasil mengurangi kebiasaan merokok, atau jajan malam-malam, atau apa aja yang menurutmu ngga baik kalau diterusin. Catet aja.

Nah, dengan begini, resolusi tahun baru kamu akan lebih memungkinkan untuk dicapai karena kamu punya tolok ukur. Gimana kalau kamu berhasil mencapai tujuanmu sebelum Desember tiba? Ya, pertahankan atau buat resolusi lain. Kadang-kadang mempertahankan sesuatu itu lebih sulit loh daripada memulainya. Gampang untuk ngga makan nasi saat malam hari kalau cuma seminggu dua minggu. Tapi selama 6 bulan? Wow… godaannya sangat banyak! Alesannya juga banyak… ada ulangtahunlah. kondanganlah, arisanlah, reunianlah.. hadeeh ga habis-habis.. wkwkwk.. (ini nyindir diri sendiri juga nih sebenernya…)

Resolusi tahun baruku? Hmmm…. aku pingin belajar menulis dan biola lebih serius (menyedihkan sekali biolaku terlantar selama masa Natal ini.. hiks). Aku juga ingin lebih egois! Loh? Tenang, tenang. Maksudnya, aku ingin investasi waktu aku pada diri sendiri tahun ini. Memperbaiki diri. Jadi orang yang lebih baik, secara fisik dan mental. Aku harus tulis nih item-itemnya, supaya ngga abstrak, tapi terukur.

Semoga Tuhan menolong – amin.

The new year stands before us, like a chapter in a book, waiting to be written. We can help write that story by setting goals.

Melody Beattie

Advertisements

4 thoughts on “Resolusi Tahun Baru – OmDo?

  1. thx 4 d reminders to be more focused & be more specific to achieve the goal I will make for d coming year.
    I am so totally agree with u, as it is also happen to my life about the lost of focus in the 2nd month…
    in conclusion, I really helping me to stay in my track.
    thank you once again.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s